Blogger templates

Selasa, 05 Januari 2016

HaLow, Standar Wi-Fi Baru yang “Ramah” Buat Perangkat Wearable & IoT







HaLow, Standar Wi-Fi Baru yang “Ramah” Buat Perangkat Wearable & IoT





Ketut Krisna Wijaya
Ketut Krisna Wijaya
46 minutes ago





Smart house



Aliansi Wi-Fi internasional baru-baru ini telah mengeluarkan izin standarisasi Wi-Fi baru dengan esktensi 802.11ah, atau yang dikenal dengan nama “HaLow” (dibaca “halo”). Lalu, apa kelebihan HaLow dibandingkan versi sebelumnya?


HaLow, yang bekerja pada frekuensi utama 900 Mhz, menggunakan daya yang rendah, sehingga bisa diaplikasikan di sensor, produk wearable, maupun produk-produk Internet of Things (IoT). Selain itu, HaLow juga diklaim memiliki jangkauan dua kali lebih luas dari Wi-Fi yang beredar sekarang. Kemampuan HaLow menembus rintangan-rintangan seperti tembok pun lebih tinggi.


Apabila pernyataan dari Aliansi Wi-Fi itu benar, masa depan teknologi Wi-Fi akan mirip dengan teknologi Bluetooth sekarang. Seperti diketahui, konsumsi daya Bluetooth sangat rendah sehingga banyak diterapkan pada produk-produk wearable. Sebagai contoh adalah MiBand dari Xiaomi, wearable yang mampu bertahan sebulan lebih walaupun baterainya hanya berkapasitas 41 mAh.


Baca juga: Li-Fi, Teknologi Lampu yang Mampu Mengirim Data 100 Kali Lebih Cepat Dibandingkan Wi-Fi
Bagaimana pun, bukan berarti HaLow tidak memiliki kekurangan. Frekuensi 900 Mhz yang digunakan tidak memiliki linsensi. Sehingga kemungkinan akan terkena intervensi gelombang lain, seperti gelombang telepon seluler. Masalah lain adalah implementasi dari 802.11ah yang akan memakan waktu.

Sampai sekarang belum ada informasi mengenai kecepatan 802.11ah. Aliansi Wi-Fi berencana menerapkan standarisasi tersebut mulai tahun 2018 mendatang, tapi beberapa produk-produk baru tentunya sudah dikembangkan sebelum waktu itu tiba.


(Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah; Sumber gambar ReTHINK-IoT)
















Replies









sumber:

0 komentar:

Posting Komentar