Blogger templates

Senin, 14 Desember 2015

Belajar Membuat Startup dalam 54 Jam di Startup Weekend Jakarta 2015







Belajar Membuat Startup dalam 54 Jam di Startup Weekend Jakarta 2015





Iswara Gozali - Managing Organizer Startup Weekend Jakarta (kiri), Aryo Ariotedjo - Host (tengah), dan Natasha Liew - Volunteer (kanan)



(Keterangan foto: Iswara Gozali – Managing Organizer Startup Weekend Jakarta (kiri), Aryo Ariotedjo – Host (tengah), dan Natasha Liew – Volunteer (kanan))


Dunia startup di Indonesia saat ini tengah berkembang dengan pesat. Menurut Aryo Ariotedjo, Managing Partner dari Grupara Inc., Indonesia butuh lebih banyak startup untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada


“Namun, layaknya belajar mengemudi, ada baiknya kalau kita mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara membuat startup, sebelum terjun ke dunia startup yang sesungguhnya,” ujar Aryo kepada Tech in Asia.


Itulah alasan mengapa Aryo memutuskan untuk membuat Startup Weekend Jakarta selama tiga hari, mulai dari tanggal 11 Desember hingga 13 Desember 2015. Dalam acara ini, yang diadakan di Freeware Spaces, Jakarta Selatan, sebanyak 120 peserta yang melakukan registrasi dibagi menjadi beberapa tim.


Di akhir acara, para peserta, yang 30 persen di antaranya merupakan orang-orang teknis yang mempunyai latar belakang pemrograman, diharuskan membuat sebuah startup. Sebelumnya, Aryo juga pernah membuat acara serupa di tahun 2013.


Baca juga: Setelah Jakarta dan Bali, Kini Giliran Bandung Mengadakan Startup Weekend


Membuat startup dalam 54 jam


Startup Weekend Jakarta 4


Di hari pertama Startup Weekend Jakarta, peserta harus mengajukan ide-ide startup yang mereka miliki. Dari 50 ide startup yang diajukan, akhirnya dipilih 20 ide yang akan dilanjutkan ke tahap pengembangan. Peserta kemudian diberi kebebasan untuk membantu pengembangan ide-ide yang sudah terpilih dan membentuk tim yang berisi empat sampai enam orang.


Barulah di hari kedua, setiap tim diharapkan untuk bisa menyusun ide startup mereka agar menjadi lebih jelas dan rapi. Hal ini penting agar mereka bisa menjelaskan ide mereka kepada para mentor dengan baik. Di saat yang sama, mereka pun harus mulai membangun versi MVP (Minimum Viable Product) dari startup yang mereka bangun agar bisa dipresentasikan di hari berikutnya.


Hari ketiga merupakan saat untuk menyelesaikan produk bagi seluruh tim. Mereka juga harus mulai membuat slide presentasi dan bersiap untuk sesi pitching pada akhir hari. Aryo bersama Stefan Jung (Managing Partner Venturra Capital), Steven Vanada (Vice President CyberAgent Ventures), dan Tim Marbach (CEO Asia Ventures Group), menjadi juri dalam sesi pitching tersebut.


Startup Weekend bukanlah sebuah kontes


Startup Weekend Jakarta 3


Proses pengembangan startup dalam waktu terbatas yang diadakan oleh Startup Weekend Jakarta, biasa dikenal dengan istilah hackathon. Namun berbeda dengan acara hackathon yang lain, Startup Weekend Jakarta bukanlah sebuah kontes yang fokus pada pemilihan startup terbaik.


“Penjurian yang dilakukan bukan untuk sekadar memilih pemenang, tapi lebih untuk mengarahkan peserta akan apa yang harus mereka lakukan setelah event ini berakhir,” ujar Aryo.


Startup Weekend diharapkan bisa menjadi ajang di mana para peserta bisa berkenalan dengan orang-orang lain yang juga punya minat dalam dunia startup. Salah satu peserta Startup Weekend yang kemudian menjadi Founder startup sukses adalah Joseph Aditya, CEO dari Ralali.


Joseph merupakan peserta Startup Weekend yang diadakan Aryo bersama Grupara Inc. pada tahun 2013. Joseph bahkan merekrut beberapa kenalan yang ia dapat dari acara Startup Weekend untuk bergabung dengannya di Ralali.


Walaupun menetapkan biaya bagi para peserta yang ingin mengikuti Startup Weekend Jakarta, Aryo mengatakan kalau ia tidak mengambil keuntungan apapun dalam acara ini. Seluruh uang yang didapat digunakan untuk menyediakan fasilitas, seperti lokasi dan konsumsi seluruh peserta.


Kesempatan spesial bertemu para mentor


Fajar Budiprasetyo (CTO HappyFresh) sedang memberikan mentoring kepada salah satu tim.

Fajar Budiprasetyo (CTO HappyFresh) sedang memberikan mentoring kepada salah satu tim.



Selain mendapat banyak kenalan, keuntungan lain mengikuti Startup Weekend adalah kesempatan untuk bertemu dengan para mentor yang merupakan tokoh-tokoh penting di dunia startup.


Benjamin Koellmann (COO HappyFresh), Cynthia Chaerunissa (Marketing Manager Uber), dan Andreas Ehn (eks CTO Spotify) merupakan beberapa nama terkenal yang menjadi mentor dalam Startup Weekend Jakarta kali ini. Mereka akan langsung bertemu dengan masing-masing tim yang membutuhkan bantuan, dan memberikan masukan demi pengembangan startup mereka.


“Banyak orang yang menganggap kalau ide startup yang mereka miliki sudah sempurna. Namun, setelah bertemu dengan para expert ini, bisa jadi mereka akan berpikir sebaliknya,” ujar Aryo tentang kehadiran para mentor di acara kali ini.


(Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah dan Pradipta Nugrahanto)
















Replies







sumber:

0 komentar:

Posting Komentar