Blogger templates

Kamis, 24 Maret 2016

AppAnnie “Bocorkan” Daftar Startup dengan Pengguna Aplikasi Terbanyak di Indonesia

Artikel ini disponsori oleh: App-Annie-Logo


Dengan jumlah pengguna smartphone yang mencapai 55 juta orang, Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk memasarkan aplikasi mobile. Oleh karena itu, wajar kalau para perusahaan pembuat aplikasi baik lokal maupun internasional, berlomba-lomba untuk merangkul sebanyak mungkin pengguna di Indonesia.


Di acara Decode Jakarta yang berlangsung kemarin (24/3), Junde Yu, Managing Director AppAnnie untuk kawasan Asia Pasifik, menjelaskan data-data menarik terkait dunia aplikasi mobile di Indonesia. Junde memberikan bocoran tentang kategori aplikasi apa yang paling banyak diunduh, dan aplikasi mana saja yang mempunyai pengguna aktif terbanyak di Indonesia.


Aplikasi favorit di Indonesia


Salah satu hal yang paling menarik dari penjelasan Junde adalah tentang aplikasi yang memiliki Pengguna Aktif Bulanan (MAU) terbanyak di tiap kategori. Peringkat ini bisa menjadi acuan tentang startup mana yang mempunyai aplikasi dengan traksi lebih baik.


AppAnnie Indonesia 3


Di kategori penyedia transportasi online, Junde menjelaskan kalau GO-JEK menjadi yang terdepan, diikuti oleh Grab dan UBER. Sedangkan untuk kategori aplikasi pemesanan tiket dan akomodasi perjalanan, Traveloka menjadi yang teratas, mengungguli Tiket dan PegiPegi.


AppAnnie Indonesia 4


Untuk kategori aplikasi berita, jumlah pengguna aktif Kurio, yang baru saja mendapat pendanaan sebesar US$ 5 juta (sekitar Rp65,7 miliar) dari Gunosy, ternyata masih kalah dari BaBe dan Baca.


Di kategori e-commerce, yang tengah begitu ramai di tanah air, data AppAnnie menunjukkan kalau pengguna aktif aplikasi Tokopedia lebih banyak daripada Lazada, OLX, dan Bukalapak.


MatahariMall, yang “mengguncang” dunia e-commerce di tahun 2015 dengan mengumumkan rencana pendanaan sebesar US$ 500 juta (sekitar Rp7 triliun) dari Lippo Group, ternyata baru bisa berada di posisi ke-8, di atas Elevenia, namun masih di bawah Zalora dan BliBli.


Game mobile paling banyak diunduh, tapi …


AppAnnie Indonesia 1


Junde menjelaskan kalau Games merupakan kategori konten mobile yang paling banyak diunduh di Indonesia sepanjang tahun 2015. Menyusul di belakangnya kategori-kategori lain, seperti Communication, Tools, dan Social.


Ketika ditanya tentang perbedaan antara kategori Communication dan Social, Junde menjelaskan kalau yang dimaksud dengan Communication adalah aplikasi pengiriman pesan seperti WhatsApp, BBM dan Telegram. Sedangkan yang termasuk kategori Social adalah media sosial seperti Facebook dan Twitter.


Menariknya, walaupun aplikasi Games mendapat banyak unduhan, pengguna di Indonesia hanya menghabiskan waktu 4 persen untuk memainkannya.


Masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktunya di aplikasi chat, seperti WhatsApp dan BBM.



Selain itu, masyarakat Indonesia juga ternyata suka menghabiskan waktu di media sosial dan menonton video di aplikasi Media, seperti YouTube. Junde pun menjelaskan alasan mengapa tidak ada aplikasi e-commerce di grafik tersebut. “Ternyata, masyarakat Indonesia hanya sesekali menggunakan aplikasi e-commerce, yaitu pada saat mereka ingin membeli barang saja,” jelas Junde.


Produsen aplikasi terbesar di Indonesia


AppAnnie Indonesia 2


Bicara tentang produsen pembuat aplikasi, Facebook dan LINE merupakan dua perusahaan dengan aplikasi yang paling banyak diunduh di Indonesia. Mereka diikuti oleh dua perusahaan asal Cina, yaitu Cheetah Mobile (dengan aplikasi File Manager, Clean Master, dan CM Speed Booster), dan Sungy Mobile (dengan aplikasi Go Launcher).


Hal yang berbeda terlihat dalam daftar pembuat aplikasi dengan penghasilan tertinggi di Indonesia, yang didominasi oleh perusahaan-perusahaan game. Di peringkat teratas ada Supercell yang merajai dunia game mobile dengan permainan Clash of Clans, Clash Royale, dan Hay Day.


Di posisi kedua ada LINE dengan berbagai social game mereka, yang diikuti oleh GAMEVIL (Zenonia, Cartoon Wars, Baseball Superstars) dan Elex Technology (Happy Farms, Magic Rush, dan Age of Kings).


Baca juga: Aplikasi di Google Play Store Lebih Banyak Diunduh, tetapi Pendapatan iOS App Store Lebih Tinggi



Data-data AppAnnie di atas tentu tidak bisa serta merta menentukan kesuksesan atau kegagalan sebuah startup. Namun data tersebut bisa menjadi acuan untuk para pendiri startup agar bisa mengembangkan produk mereka lebih baik lagi.


(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)


The post AppAnnie “Bocorkan” Daftar Startup dengan Pengguna Aplikasi Terbanyak di Indonesia appeared first on Tech in Asia Indonesia.





sumber:

0 komentar:

Posting Komentar