Blogger templates

Kamis, 24 Maret 2016

Guvera 3.0: Keseimbangan yang Pas Antara Promosi dan Konten Gratis

Dua tahun setelah hadir di Indonesia, layanan streaming musik Guvera resmi meluncurkan pembaruan aplikasi mereka Guvera 3.0 pada bulan Maret. Kemarin (23/3), Guvera Indonesia memperkenalkan beberapa fitur baru yang sengaja dirancang agar para pengguna semakin betah menggunakan aplikasinya.


Menurut Onny Robert, Head of Marketing and Operations Guvera Indonesia, rata-rata pengguna menghabiskan waktu antara 50 hingga 60 menit di aplikasi ini. Lewat fitur baru ini, Guvera berharap pengguna bisa menggunakan aplikasi ini lebih lama lagi.


aplikasi-guvera-3.0-android-4


Guvera 3.0 menyertakan fitur ala media sosial. Pengguna dapat posting update, berbagi playlist, album, dan trek lagu ke dalam linimasa mereka. Pengguna juga dapat membagikan langsung musik yang mereka suka, baik itu berupa playlist, album, atau lagu, ke para follower di Guvera atau platform media sosial lainnya.


Selain itu, jika pengguna sering mendengarkan playlist atau stasiun lagu tertentu, Guvera akan menyimpannya. Ketika membuka aplikasi ini di lain waktu, pengguna dapat mengakses 10 playlist atau Station (fitur untuk pengguna gratis yang akan mencarikan kamu lagu dari genre musik tertentu) terakhir yang mereka dengarkan pada bagian “Pick up where you left off…” di laman muka.


aplikasi-guvera-3.0-android-3


Pembaruan 3.0 juga menyertakan fitur Channel, yang terdiri dari 12 kanal musik berdasarkan genre dan tema yang paling populer di Indonesia, yaitu Top Charts, New Release, Pop, Rock/Alternative, Hip Hop/RnB/Soul, Dance/EDM, Indonesia, Decades, Get Active, Moods, Love, dan Jazz.


Tiap-tiap kanal tersebut berisikan konten yang sesuai dengan genre atau temanya. Ada playlist yang dikurasi oleh pakar musik Guvera, video, dan Station yang sedang tren, pengguna yang direkomendasikan, serta konten editorial seperti berita, wawancara, kompetisi, dan sebagainya.


Sarana brand berpromosi


aplikasi-guvera-3.0-android-1


Selain Channel reguler, terdapat Brand Channel yang memungkinkan brand untuk terhubung dengan penggunanya lewat beragam konten eksklusif. Dalam fitur tersebut, selain dapat membuat playlist musik, brand juga dapat menampilkan konten berupa video, artikel, kompetisi, dan gambar.


Bahkan, brand yang bergerak di ranah e-commerce dapat menyematkan situs mobile mereka, sehingga pengguna bisa belanja langsung dari aplikasi Guvera. Saat ini, e-commerce yang sudah memanfaatkan fitur Brand Channel adalah marketplace Tokopedia.


Onny juga blak-blakan mengatakan bahwa fitur Brand Channel dirancang agar brand tertarik menggunakan Guvera sebagai platform untuk promosi. Ia memaparkan, saat ini Guvera telah memiliki lebih dari 1,2 juta pengguna di Indonesia. Namun pengguna berbayarnya masih di bawah 1 persen. Sehingga kerja sama dengan brand sangat vital bagi kelangsungan layanan Guvera.


Namun, Onny meyakinkan jika kehadiran brand di dalam aplikasi Guvera tidak akan mengurangi kenyamanan pengguna menikmati musik dari musisi favoritnya. Tentu, pengguna gratis tetap akan disuguhi iklan, baik audio ads yang disisipkan sekali tiap beberapa lagu hingga yang berjenis pop-up. Akan tetapi ini masih dalam batas wajar.


Audio ads biasanya setiap tiga lagu, dan durasinya kami usahakan di bawah 15 detik. Sementara untuk iklan pop-up yang muncul tidak akan menghentikan lagu.



Pengguna pun tidak dipaksa membuka konten yang terdapat di dalam Brand Channel, melainkan atas inisiatif mereka sendiri. Jadi itu sangat bergantung bagaimana brand mengolah konten-kontennya agar menarik bagi pengguna. Seperti misalnya membuat playlist dengan tema menarik, artikel yang informatif, dan sebagainya.


Baca juga: Apa Beda Spotify dengan Apple Music, Joox, Guvera, dan Deezer?


Menyambut kompetitor dengan tangan terbuka


Di Indonesia, masyarakat punya banyak pilihan penyedia streaming musik, baik dari layanan global seperti Apple Music, Deezer, dan Joox, maupun layanan lokal seperti Langit Musik. Bahkan, sebentar lagi mereka juga akan berhadapan dengan Spotify.


Melihat ketatnya kompetisi, Onny mengatakan kalau ini justru berdampak positif. Karena edukasi pasar akan semakin luas. Ia mengatakan, selama dua tahun beroperasi, pihaknya merasa seperti bermain sendirian.


“Belum ada teman yang bisa bareng-bareng mengedukasi market,” katanya.


Saat ini Onny optimis dengan strategi yang dipilih oleh Guvera, yaitu membuat produk yang memungkinkan brand berinteraksi dengan penggunanya, sekaligus tetap memberikan musik “gratis” dengan iklan yang tidak menganggu.


Lebih lanjut Onny menekankan kata gratis dengan tanda kutip, karena musik memang gratis bagi konsumen, namun yang membayar adalah brand.


Keberhasilan strategi ini sangat penting, mengingat Guvera menyasar pengguna dari negara-negara berkembang yang, seperti dikatakan Onny, kesadaran menikmati konten bajakannya masih tinggi.


Saya rasa itu yang membedakan Guvera dengan kompetitor. Nanti akan terbentuk sendiri, siapa yang tidak keberatan dengan iklan, lalu siapa yang tidak keberatan membayar dengan pertimbangan katalog lagu yang lebih luas. Minimal masyarakat Indonesia semakin terekspos dengan layanan streaming musik.



Kamu dapat mengunduh aplikasi Guvera lewat tautan berikut ini:




App Info











Guvera Music

Guvera –  Jul 05, 2015

Genre:  Music & Audio

Size:   22M

Installs:   10,000,000 – 50,000,000

Gratis



Download






(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)


The post Guvera 3.0: Keseimbangan yang Pas Antara Promosi dan Konten Gratis appeared first on Tech in Asia Indonesia.





sumber:

0 komentar:

Posting Komentar