Blogger templates

Selasa, 19 April 2016

Anak Usaha Garuda Indonesia Gandeng Indosat Ooredoo untuk Kembangkan Aplikasi Pesaing GO-JEK dan Grab

Aplikasi mobile dengan kategori transportasi nampaknya masih memiliki peluang yang cukup menjanjikan. Aerotrans, yang merupakan anak usaha dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia, berencana untuk turut meramaikan persaingan di bisnis ini.


Dalam blog resminya, perusahaan sedang membangun sistem aplikasi mobile untuk layanan transportasi yang berbasis internet. Menurut artikel tersebut, tujuannya adalah untuk memperluas dan mempermudah akses pelayanan transportasi kepada masyarakat umum.


Untuk mewujudkan hal ini, Aerotrans menggandeng Indosat Ooredoo dalam pengembangan aplikasinya.


“Selama ini perusahaan hanya fokus di (segmen) korporat, jadi tidak terpikirkan untuk mencari sumber pendapatan di ranah lain yang sebenarnya berpotensi. Perusahaan akan memulai bisnis ritel dengan menyewakan unit-unit kendaraan kepada masyarakat menggunakan aplikasi milik Indosat,” ungkap Direktur Aerotrans, Daan Darmawan.


Akan beroperasi pada Q3 2016


indosat ooredoo aerotrans


Aerotrans menjelaskan bahwa kategori kendaraan yang akan tersedia cukup beragam. Mulai dari bus, MVP, karavan, hingga mobil antik. Daan juga menambahkan bahwa perusahaan akan mulai mengoperasikan layanan ini pada awal kuartal ketiga 2016 mendatang. Ia lebih lanjut menjelaskan:


Saat ini perusahaan fokus untuk menambah armada. Rencananya dari total 1.250 armada akan ditambah menjadi 3.000 armada hingga dua atau tiga tahun mendatang. Layanannya akan berada di Jawa, Bali, Sumatra, dan Sulawesi.



Sebagai tambahan informasi, perusahaan Aerotrans memang sudah melayani pemesanan armada transportasi sejak 1988. Menurut Daan, perubahan yang diharapkan dengan adanya aplikasi ini adalah agar perusahaan juga merasakan pasar B2C, setelah lama berkelut di B2B.


Kemudian dengan lini bisnis terbaru ini, Aerotrans juga berharap untuk menambah sumbangan keuntungan bagi Garuda Indonesia. “Aerotrans baru menyumbang 20 persen dari (total pendapatan) Garuda Indonesia Group. Dengan peluang besar di bisnis transportasi berbasis aplikasi, maka diharapkan Aerotrans dapat menyumbang hingga 50 persen pendapatan,” tandasnya.


Baca juga: Grab Buka-bukaan Soal Legalitas, Rencana, dan Layanan Baru di Indonesia



Setelah hari ini GO-JEK memperkenalkan GO-CAR, dan beberapa waktu lalu UBER hadir dengan layanan terbarunya uberMOTOR, tentunya bisnis transportasi berbasis aplikasi mobile akan semakin ramai di dalam negeri. Tentunya, efek domino yang terjadi adalah makin terbatasnya pasar penyedia taksi konvensional jika mereka tidak beradaptasi dengan menyediakan layanan serupa.


(Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah)


The post Anak Usaha Garuda Indonesia Gandeng Indosat Ooredoo untuk Kembangkan Aplikasi Pesaing GO-JEK dan Grab appeared first on Tech in Asia Indonesia.





sumber:

0 komentar:

Posting Komentar