Startup penyedia layanan logistik asal Singapura, Ninja Van hari ini mengonfirmasi bahwa mereka telah memperoleh investasi sebesar US$30 juta (sekitar Rp393 miliar). Putaran investasi Seri-B tersebut dipimpin oleh Abraaj Group, sebuah perusahaan ekuitas swasta bertaraf internasional yang beroperasi di Afrika, Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Turki.
Investor sebelumnya Monk’s Hill Ventures dan dua investor baru, B Capital Group dan Yahoo Jepang, juga ikut serta dalam putaran investasi tersebut.
Salah satu rencana yang akan dilakukan oleh Ninja Van dengan dana segar tersebut adalah melakukan ekspansi pasar ke negara-negara lain di Asia Tenggara. Yang mana Indonesia merupakan salah satu target pasar dari Ninja Van.
Hal itu dibuktikan dengan situs Ninja Van yang telah menggunakan domain .id. Dan beberapa e-commerce besar yang merupakan fokus Ninja Van, seperti Lazada, Zalora, Qoo10, dan Shopee, juga telah menggunakan layanan Ninja Van.

Baca juga: Deliveree, Layanan Logistik Pesaing GO-BOX di Indonesia
Disinggung mengenai kemampuan logistiknya, startup ini mengklaim bahwa mereka mendukung hingga 3.000 klien dan mampu mengirimkan 15.000 paket setiap harinya.
Dengan masuk ke Indonesia, Ninja Van ini akan bersaing dengan layanan logistik B2B lain di tanah air, seperti Porter yang telah bekerja sama dengan DKI Jakarta dalam program Kaki Lima. Begitu juga dengan GO-SEND, layanan logistik dari GO-JEK yang telah digunakan oleh beberapa situs e-commerce, seperti Lazada dan Tokopedia.
(Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah)
The post Dengan Dana Investasi US$30 Juta, Ninja Van Ramaikan Layanan Logistik di Tanah Air appeared first on Tech in Asia Indonesia.
sumber:
0 komentar:
Posting Komentar