“Path error! Path down!” Teriakan-teriakan seperti itu mulai muncul sejak kemarin sore (3/3), hingga pagi ini di berbagai media sosial. Yup, seperti yang kita ketahui bersama, hingga berita ini ditulis aplikasi Path masih belum bisa diakses.
Hal itu lantas membuat para pengguna Path akhirnya mengeluarkan unek-unek mereka lewat media sosial lain, seperti Twitter, dan Facebook. Uniknya, bentuk kekesalan tersebut sepertinya hanya muncul dari Indonesia dan negara-negara Arab, yang merupakan basis pengguna Path terbanyak.
Path is currently under maintenance to resolve log-in issues. We expect it to be back within the next 12 hours. Thank you for your patience.
— Path Service (@PathService) March 3, 2016
Demi menjawab kebingungan penggunanya, Path membuat pernyataan resmi lewat akun Twitter mereka kalau mereka sedang mengalami gangguan teknis. Secara spesifik mereka menyebutkan kalau mereka sedang mengatasi masalah terkait proses login pengguna. Path menjanjikan kalau masalah tersebut akan selesai dalam waktu 12 jam.
We regret to inform the maintenance takes longer than we expected. Bringing Path back can take up to 10 hours from now. Updates will follow.
— Path Service (@PathService) March 4, 2016
Sayangnya, setelah 12 jam berselang, Path kembali dengan berita yang tidak menyenangkan. Dalam akun Twitter yang sama, Path mengatakan kalau proses perbaikan yang mereka lakukan belum akan selesai sampai pukul 8 malam nanti. Mereka pun meminta maaf kepada semua pengguna atas ketidaknyamanan yang mereka rasakan.
Apa yang sebenarnya terjadi dengan Path?

Screenshot email yang menyebutkan kalau masalah Path bukan karena serangan dari luar
Sempat beredar isu kalau masalah ini terjadi karena adanya serangan hacker terhadap server Path. Namun isu tersebut mendapat bantahan dari sebuah screenshot email yang disebut-sebut berasal dari Mario Nicolas, Product Manager Path. Dalam screenshot tersebut dikatakan kalau sama sekali tidak ada serangan dari luar yang menyebabkan masalah tersebut muncul. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait penyebab tidak bisa diaksesnya aplikasi mereka.
Terkait masalah yang sedang dialami Path, Dondy Bappedyanto, General Manager dari PT Infinys System Indonesia, mengatakan kalau ada beberapa kemungkinan mengapa aplikasi Path tidak bisa diakses. Pimpinan perusahaan penyedia layanan cloud computing tersebut mengatakan kalau kemungkinan pertama adalah server Path memang benar-benar mengalami serangan, dan banyak sekali data yang dihapus. Apabila hal itu terjadi, tidak mustahil proses pemulihan yang dilakukan memakan waktu hingga puluhan jam seperti yang dialami Path saat ini.
Baca juga: Beberapa Hal yang Kami Ketahui Pasca Daum Kakao Mengakuisisi Path
Kemungkinan kedua adalah terjadinya serangan DDOS (Distributed Denial of Service). Serangan seperti ini sebelumnya sudah pernah terjadi pada aplikasi Telegram. Bentuk DDOS juga bisa bermacam-macam, mulai dari yang menyerang jaringan maupun yang menyerang langsung aplikasi Path.
Untuk DDOS yang menyerang jaringan, maka Path harus menambah kapasitas bandwith mereka. Namun apabila DDOS yang terjadi menyerang di level aplikasi, maka Path harus menambal lubang di aplikasi mereka.
“Hal ini bisa jadi cukup kompleks, karena memerlukan proses untuk menaikkan kode yang sudah diperbaiki ke server produksi,” ujar Dondy.
Kabar gembira untuk pesaing Path?
Jangan sedih kalau Path lagi down.
Yuk ramai2 pakai migme. Kita jarang down kok… (happy)(happy)(happy)— Andy Zain (@andyzain) March 4, 2016
Masalah yang dialami Path ini sepertinya ditanggapi dengan senyum oleh para pesaingnya. Hal ini terlihat dari tweet Andy Zain yang menyarankan pengguna Path untuk beralih ke media sosial lain, Migme. Andy Zain sendiri merupakan salah satu board member di Migme.
Daripada sebal karena ada yang lagi Down, lebih baik kita pesta GIF, kita baru rilis emoji #GIFparty
#nomention pic.twitter.com/nqwZVBFxw7
— Twitter Indonesia (@TwitterID) March 3, 2016
Hal serupa juga dilakukan oleh akun Twitter resmi Twitter Indonesia. Tanpa menyebut nama aplikasi Path, mereka menyarankan para pengguna Path untuk menikmati fitur terbaru mereka. Fakta kalau Path terpaksa menggunakan Twitter untuk berkomunikasi dengan para penggunanya di saat sedang mengalami masalah, tentu membuat Twitter tersenyum lebar.
Sebagai aplikasi yang mempunyai jutaan pengguna, tentu sudah kewajiban bagi Path untuk memberikan layanan yang bisa diakses setiap saat. Mereka memang jarang sekali mengalami masalah, namun hal itu tidak lantas membuat pengguna bisa menerima hal tersebut.
Hal ini mengingatkan kita kepada sebuah adegan dari film Social Network. Dalam film yang menceritakan tentang sejarah berdirinya Facebook tersebut, dikisahkan kalau Mark Zuckerberg mengatakan sambil berteriak kalau perbedaan Facebook dengan media sosial yang lain adalah server mereka tidak pernah down.
(Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah)
The post Path Tidak Bisa Diakses, Apa yang Sebenarnya Terjadi? appeared first on Tech in Asia Indonesia.
sumber:

0 komentar:
Posting Komentar