Blogger templates

Sabtu, 27 Februari 2016

Cegah Akuisisi dari Vivendi, Ubisoft Mencari Dukungan para Investor

Jika pada akhir pekan yang lalu tersiar informasi bahwa Vivendi sedang memasuki tahap awal untuk mengakuisisi Gameloft, kini kabar datang dari Ubisoft yang sedang mencoba untuk mencegah usaha yang sama dari Vivendi terhadap mereka. Seperti yang telah disebutkan juga pada laporan sebelumnya, CEO Ubisoft Yves Guillemot menentang dengan keras usaha akuisisi Vivendi terhadap perusahaan yang dipimpinnya.


Dalam rangka supaya tetap independen, pihak Ubisoft pun bertemu dengan beberapa pihak di Montreal dan Toronto untuk menggalang dana. Seperti yang Yves katakan kepada The Globe and Mail, “Kami ingin meningkatkan jumlah pemegang saham dari Kanada di Ubisoft agar memiliki kontrol yang lebih terhadap modal. Kami rasa ini adalah pertahanan yang baik.”


Artikel tersebut menyebutkan bahwa akuisisi ini mempertaruhkan lebih dari 3.000 pekerja Ubisoft di Montreal, Quebec, Toronto, dan Halifax serta ratusan juta dolar modal sejak perusahaan asal Perancis ini pertama kali membuka studio di Kanada pada tahun 1997.


Ubisoft Entertainment | Logo


Keberhasilan Ubisoft menggagalkan usaha akuisisi dari Vivendi hanya bisa terjadi hanya jika lebih dari lima puluh persen pemegang saham setuju untuk mendukung Yves dan kawan-kawan. Yves akan menyambut dengan hangat investasi dari pemerintah Quebec. Ia juga telah bertemu dengan presiden Swiss serta investor dari Ottawa dan London.


Belum ada kabar lanjutan mengenai usaha Vivendi dalam mengakuisisi Gameloft. Namun, bank investasi Bryan, Garnier, & Co. menyatakan bahwa usaha Vivendi mengakuisisi penerbit game mobile tersebut merupakan langkah awal mereka untuk menguasai Ubisoft.


Ubisoft didirikan oleh Yves Guillemot dan keempat saudaranya (termasuk Michel Guillemot, pendiri dan CEO Gameloft) pada tahun 1986 dan setelah tiga puluh tahun, berhasil menjadi salah satu penerbit game terbesar di dunia dengan seri Far Cry dan Assassin’s Creed sebagai andalan mereka. Saat ini Guillemot bersaudara memiliki 9 persen saham dan 16 persen hak suara.


Sumber: The Globe and Mail


The post Cegah Akuisisi dari Vivendi, Ubisoft Mencari Dukungan para Investor appeared first on Tech in Asia Indonesia.





sumber:

0 komentar:

Posting Komentar