Minggu ini, telah kami rangkum beberapa berita teknologi paling menarik. Mulai dari dukungan raksasa teknologi terhadap keputusan Apple yang menolak permintaan pemerintah AS untuk membuat “backdoor” pada iPhone, toko aplikasi iOS dan Android dengan nuansa MS-DOS, fitur baru pada aplikasi Facebook Messenger dan Twitter, dan penjualan Apple Watch yang mengalahkan jam tangan mewah Swiss.
Tanpa membuang-buang waktu, langsung saja simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Facebook dan Twitter dukung Apple
Apple mendapat tekanan dari pemerintah AS untuk memberikan akses ke iPhone milik teroris Syed Farook, yang melakukan aksinya di San Bernardino, California, tahun lalu. iPhone tersebut dalam keadaan terkunci, dan Apple diminta untuk memberikan pembaruan software berisi “backdoor” atau celah untuk membuka proteksi iPhone tersebut. Tim Cook, CEO Apple, lewat surat terbuka, menolak dengan tegas demi melindungi privasi jutaan pengguna iPhone lainnya.
Keputusan Tim mendapat dukungan dari petinggi perusahaan-perusahaan teknologi lainnya. Sundar Pichai, CEO Google, mengekspresikan dukungannya kepada Apple lewat kicauan di Twitter. Twitter pun berpihak pada Tim, seperti yang bisa dilihat pada kicauan Jack Dorsey, sang CEO:
We stand with @tim_cook and Apple (and thank him for his leadership)! https://t.co/XrnGC9seZ4
— Jack (@jack) February 18, 2016
Begitu juga dengan Facebook. Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari USA Today, Facebook mengatakan kalau permintaan pemerintah tersebut dapat menghancurkan upaya perusahaan menciptakan produk yang aman. Pernyataan tersebut diamini oleh mantan peretas iPhone, yang mengatakan kalau menyediakan backdoor untuk perangkat lunak adalah ide yang buruk.
Saat ini, baru raksasa perangkat lunak saja yang memberikan pernyataan. Perusahaan teknologi yang juga fokus di hardware, seperti Microsoft, hingga saat ini belum memberikan komentar. Perseteruan ini tampaknya masih terus berlanjut, karena pemerintah AS baru saja “menyerang” Apple dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Tim merupakan strategi marketing.
Toko aplikasi mobile dari era 80-an

Jika kamu ingin tahu seperti apa rasanya jika App Store iOS atau Google Play diciptakan pada tahun 1980-an, maka kamu wajib mengunjungi situs App Store Retro. Tampilan situs yang dibuat oleh Andrey Tkachenko ini menyerupai tampilan komputer “jadul” dari era MS-DOS. Tidak semua aplikasi iOS dan Android ditampilkan di sini, hanya aplikasi-aplikasi paling populer dari tiap kategori. Karena memang tujuan dibuat situs ini adalah untuk mempromosikan situs ranking aplikasi, yaitu Appstorio, Softwario, dan Androio.
Facebook Messenger kini mendukung multiple account

Pembaruan terakhir aplikasi Messenger milik Facebook untuk Android menyertakan fitur baru. Kamu kini dapat menambahkan akun lain, sehingga dapat mengirimkan pesan dari beberapa akun tanpa perlu berganti perangkat. Opsi ini dapat ditemukan di bagian Settings > Accounts. Kamu bahkan tak perlu login ke Facebook untuk bisa memasukkan akun lain.
Selain itu, Facebook juga menambahkan fitur keamanan. Saat pertama kali berganti akun, kamu akan diminta memasukkan kata sandi. Setelah itu, kamu bisa memilih untuk menonaktifkan opsi tersebut atau tetap mengaktifkannya. Sudah ada yang mencoba?
Kamu dapat kirim pesan video via DM
Starting today, you can capture & share videos in your Direct Messages. It’s rolling out globally on iOS & Android. pic.twitter.com/b5CgWyTQ3H
— Twitter Support (@Support) February 17, 2016
Lupakan fitur pencarian GIF dari GIPHY yang sampai saat ini belum tersedia di Indonesia. Kamu dapat mengirim Direct Message (DM) berupa rekaman video ke teman Twitter mu. Ini merupakan langkah Twitter untuk menyempurnakan DM, sehingga fungsinya lebih mirip aplikasi berkirim pesan.
Tahun lalu, Twitter menambahkan opsi untuk berbagi kicauan via DM dan mengizinkan pengguna untuk mengirim pesan hingga 10.000 karakter.
Apple diam-diam menguasai penjualan smartwatch global

Meski awalnya penjualan Apple Watch dinilai banyak pihak tidak sesuai harapan, Apple berhasil membuktikan kalau produk apa pun yang mereka jual akan sukses di pasaran. Menurut data yang dirilis Strategy Analytics, pada kuartal keempat tahun 2015, penjualan smartwatch secara global, yang mencapai 8,1 juta unit, berhasil melampaui penjualan jam tangan mewah buatan Swiss.
Apple, yang mendominasi penjualan jam tangan pintar sejak bulan April tahun lalu, menyumbang angka penjualan paling besar dibandingkan produsen smartwatch lainnya. Secara keseluruhan, Apple menguasai 63 persen total penjualan jam tangan pintar global, diikuti Samsung dengan porsi 16 persen. Sementara salah satu produsen jam tangan asal Swiss, Tag Heuer, yang juga mengikuti tren untuk merilis smartwatch bernama Connected Watch, hanya meraih 1 persen.
Menurut prediksi Gartner, penjualan jam tangan pintar pada tahun ini akan melonjak dari 30 juta (tahun lalu) menjadi 50 juta unit, lalu meningkat menjadi 66,7 unit tahun depan.
(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)
The post Rangkuman Berita Teknologi Minggu Ini (20/2): Dukungan Facebook dan Twitter untuk Apple, Toko Aplikasi dari Era 80-an, dan Smartwatch Mengalahkan Penjualan Jam Tangan Mewah appeared first on Tech in Asia Indonesia.
sumber:

0 komentar:
Posting Komentar